Halaman

Rabu, 13 Januari 2010

Kasus Century, Siapa yang Harus Masuk Bui?


Oleh: Dedy Rahmat

Mungkinkah Pansus Hak Angket Bank Century dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntaskan kasus Bank Century maksimal pada 100 hari pemerintahan SBY yang akan jatuh pada 28 Januari 2009? Apakah menunggu Presiden adalah kamuflase belaka, karena juga bagian dari tergugat?

Betukah ada upaya pengalihan isu oleh oknum elit politik untuk memecahbelah gelombang protes massa? Menurut kabar sejumah media, sejumlah aktivis dari kalangan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ITB, UI, UGM, dan IPB sudah terkooptasi istana? Sementara di tempat lain, mahasiswa bentrok dengan wartawan. Suatu keadaan yang sedikit aneh!

Beberapa tokoh politik menaganggap ada upaya pembelotan isu politik terkait skandal Century, seperti halnya yang disampakan pengamat politik asal Universitas Airlangga, Airlangga Pribadi, bahwa perseteruan antara wartawan dengan mahasiswa di KPK sebagai bentuk mengaihkan fokus yang sebenarnya. Benarkah?

Sementara pernyataan Wapres Budiono, dan Menkeu Sri Muyani soal aliran dana ke Bank Century sebagai upaya dalam menyelamatkan dunia perbankan. Lalu menurut Anas Urbaningrum, kebijakan yang diambil Budiono tersebut, telah menyelamatkan “kita”. Siapakah “kita” itu, apakah betul “kita” selamat?

Pernyataan Budiono atau Sri Muyani yang tentu saja kontra atas penilaian bawa terjadi korupsi besar-besaran yang merugikan Negara sebesar 6 triliun itu, justru membuat pubik semakin penasaran, apakah ternyata “buaya” juga tidak harus selalu orang yang memonopoli senjata?

Setujukah anda jika Budiono dan Sri Muyani adalah pihak yang benar? Betukah anda merasakan manfaat, ketika Century diselamatkan dengan dana 6 triliun? Betukah dana itu mengailir dengan benar? Benarkah Century perlu dibantu sementara jutaan rakyat jatuh miskin?

Betukah kita tinggal mempercayakan kasus ini kepada pemerintah dan penegak hukum? Bukankah pemerintah yang tengah digugat? Bukankah penegak hukum tengah digugat?

Pertanyaan-pertanyaan di atas, tentu saja hanya bagian kecil dari “jutaan pertanyaan” yang mungkin mengalir dari rakyat. Lalu bagaimana menurut anda?

(sumber gambar: inilah.com)

2 komentar:

Rizky2009 mengatakan...

klo urusan negara "no coment lah" koar2 mp bibir berbusapun juga g bakalan d dengar

MeLLii mengatakan...

pagi sob, pampamcuap migrated ke melekteknologi.blogspot.com jd banner pampamcuap tlg dganti sm melekteknologi y... banner kamu udah ak pasang :)

(sorry nyampah isini,soalx shoutbox ny aga sulit dtuliis :) )

Peta Visitor

Free Kicks Game